Mitos Cacat Lahir VS Asam Folik

Ilustrasi fiktif soal cacat lahir (Birth Defect):

Butir keringat mulai terlihat menetes dari dahi Dewo. Bibirnya bergerak-gerak pelan tanpa suara, satu tangan menggenggam tangan istrinya, tangan lainnya mengusap-usap dahi perempuan yang sedang berjuang melahirkan sang buah hati. Beberapa menit kemudian terdengar lengking suara bayi menanis..senyum mulai mengembang lepas dibibir Dewo, sementara Dewi, sang istri, terengah dengan mata tertutup. Namun, ada senyum lega di bibirnya. Beberapa detik kemudian suster memberikan bayi kecil itu pada kedua orangtuanya, namun..senyum bahagia dan lepas berubah kaku, sorot mata kecewa dan ngeri terlihat di mata Dewo dan Dewi.

Terlihat keraguan dari tubuh mereka, ragu untuk menyentuh sang makhluk mungil, darah daging mereka. Sang anak menderita bibir sumbing. Hari-hari berikutnya, pihak keluarga dari kedua belah pihak secara diam2 saling menyalahkan. Mulai dari kritisi terhadap Dewi yang selama kehamilah bertingkah aneh, kasar, dan begitu membenci suaminya, atau menyangka Dewo bertindak kejam terhadap binatang, seperti memancing ikan selama kehamilan sang istri.

————————————————– 

Beberapa tahun belakangan ini kesadaran akan diet sehat mulai jadi perhatian serius saya. Bukan hanya karena usia tapi juga rencana  saya dan suami untuk kehadiran anak bikin diet jadi salah satu fokus perhatian kami.

Diantara berbagai info nutrisi penting bagi tubuh manusia, perhatian saya belakangan ini mengerucut ke Folic Acid—orang Indonesia biasa sebut Asam Folik (folic acid).  Tak pernah saya sangka nutrisi ini begitu penting untuk tubuh manusia, lebih-lebih bagi perempuan yang merencanakan/sedang hamil, hingga menyusui.

Jika tubuh manusia dewasa kekurangan zat ini yang mungkin terjadi adalah anemia, sementara pada embrio/janin kemungkinan akan terjadi cacat lahir (birth defect). Cacat yg terjadi bisa berupa bibir/langit mulut sumbing (cleft palate & cleft lip/ harelip), Spina bifida & Meningocel.

Apa saja sumber asam folik? Sayuran segar hijau, sayuran berdaun (asal nama folic adalah folate yang berarti ‘daun’), Liver/hati, brokoli, asparagus, kacang-kacangan, lentil, gandum, peas, turnips, kuning telur, cereal, kuaci/biji bunga matahari, roti gandum (brown bread), buah.

Selain sumber alami diatas, bagi anda yang sibuk dan ingin praktis menakar jumlah asupan, asam folik juga dijual dalam bentuk pil. Beberapa pasar online seperti Amazon (Nature Made) dan ebay pun menjual produk ini. Produk asam folik dipasaran dijual menyesuaikan kebutuhan & kondisi kesehatan konsumen; ada yang khusus vegetarian, konsumen dengan kebutuhan dosis tinggi (800 microgram/hari), dan sebagainya.

Dalam merencanakan kehamilan ada beberapa poin penting yang jadi panduan saya dalam mengkonsumsi asam folik:

  1. Konsumsi asam folik/vitamin B9 harus dibarengi dengan Vitamin B12, karena keduanya saling membutuhkan (lihat disini).
  2. Konsumsi harian asam folik–400 microgram, penting dimulai sebelum kehamilan terjadi.
  3. Karena tak ada sejarah kasus cacat lahir dalam keluarga saya maupun suami, maka kebutuhan normal saya adalah 400 microgram/hari, buat anda yang punya sejarah cacat lahir dalam keluarga maka resiko memiliki anak cacat lahir cenderung lebih tinggi, thus kebutuhan asam folik anda akan lebih tinggi—konsultasikan dengan dokter.
  4. Selain mencegah terjadi cacat lahir, asam folik secara benar juga amat berguna untuk pengobatan atau pencegahan berbagai penyakit spt beberapa jenis kanker, alzhimer, leukimia, dsb.
  5. Sarapan cereal dan buah lebih baik dijadikan rutinitas.
  6. Kekurangan asam folik selama 6 minggu pertama kehamilan akan menyebabkan bibir/langit mulut sumbing, spina bifida, dan meningocel.
  7. Kekurangan vitamin B12 pada janin akan menyebabkan pembentukan janin tak normal.
  8. Bagi penderita dan pengkonsumsi obat epilepsi konsumsi asam folik akan butuh bimbingan dokter, jika tidak akan berdampak buruk pada perkembangan embrio/janin.

Bagaimana dengan kebutuhan asam folik anda?..silahkan pelajari sesuai kondisi diet dan kesehatan masing-masing. Jika mungkin kenapa ngga berbagi info dan pengalaman disini juga..  :)

Terkait dengan ilustrasi cerita diatas, sudah saatnya kita kikis mitos dalam masyarakat bahwa cacat lahir terkait dengan kutukan, karma, supernatural, dan aneka dugaan tak berdasar dan menyesatkan. So..bagi yang belum peduli mari kita mulai konsumsi asam folik secara teratur!

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s