Suka Hot-Pot? Bikin Dirumah Yuk..

Saya dan JP penggemar hot-pot. Apalagi kalo itu restoran mongolia, biasanya hot pot-nya enak, daging dombanya pun segar – karena Mongolia & Inner-Mongolia wilayah berdataran padang rumput luas dan identik dengan peternakan domba, kuda, dan kambing.

Restoran hot pot disini amat beragam, cita rasa maupun kualitasnya pelayanannya. Saya lupa namanya, di kota ini ada beberapa cabang hot pot chain yang terkenal karena tak hanya rasa tapi juga pelayanannya. Seperti apa terkenalnya? Menurut kolega JP, kalau mau makan disana seringkali harus book lewat telepon sebelum datang, atau tiba disana tapi antri menunggu saat restoran penuh. Kualitas pelayanannya macam apa? Masih menurut orang yang sama, ada kursi khusus untuk anak-anak (balita), ada pelayanan cuci/semir sepatu, ada tempat jaket sendiri, dan mungkin lainnya yang tidak disebut.. Jelasnya nanti setelah saya alami sendiri makan disana😉

Bicara rasa, dari sekian restoran hot pot di Daqing, Harbin, dan Xian yang kami sudah kunjungi, rasa air rebusan ngga ada beda yang amat signifikan, tapi aneka bumbu cocol-nya yang cukup kentara ragam rasanya.

Sebagian restoran sediakan tak lebih dari 5 jenis bumbu cocol, tapi sebagian lain bisa punya banyak alternatif bumbu yang kita bisa pilih sesuai selera – biasanya ada di satu meja khusus macam buffet, kita tinggal bolak balik sendok bumbu yang di mau. Bumbu yang umum adalah; bawang putih mentah cincang, daun ketumbar cincang, daun bawan iris halus, cabe merah kering cincang/giling campur minyak wijen, lada sichuan giling, biji wijen bakar, minyak wijen, cuka hitam, kecap asin pekat, bumbu kacang – seperti bumbu siomay Indonesia, dan lainnya yang saya ngga kenali.

Satu waktu kami diundang makan malam oleh kenalan kami di Xian sini. Menunya hot pot bikinan sendiri. Setelah lihat gimana praktisnya mereka menyiapkan hot pot sendiri, dan rasanya pun ngga jauh dari restoran, saya pun berani bikin sendiri!

Hasilnya? Wohooo..sedap, murah meriah, dan jelas lebih terjamin kebersihannya😉

Panduan singkat bikin sendiri di rumah:

Alatnya; karena kami ngga punya kompor elektrik portable, saya pakai rice cooker listrik. Sayurannya bisa pilih yang kita suka saja.

Bumbunya; Batang daun bawang besar di iris memanjang diagonal +Bumbu jadi untuk air rebusan – di supermarket tersedia beragam merk & rasa. Sementara bumbu cocolnyacukup bawang putih cincang + jahe cincang + minyak wijen + bumbu jadi serbaguna yang disini disebut Jiang (*). Saya ngga keberatan tambah cabe kering giling & lada Sichuan giling, cuma saat itu lagi ngga ada dirumah. Akan lebih mantap lagi kalo bikin saus kacang juga (**).

Caranya; rebus sayuran dan daging dalam air bercampur bumbu jadi hot pot. Saat air mendidih masukkan sayur & daging bertahap sesuai selera. Tunggu beberapa menit sambil sesekali cek kematangan. Jika sudah matang ambil isi hot pot ke mangkuk berisi cammpuran saus, lalu nikmati selagi panas.

So, berminat? Jangan ragu coba dan bagi hasilnya disini yah..😀

Keterangan:
(*) Jiang, artinya saus, pada dasarnya bumbu jadi siap makan yang merupakan campuran dari beberapa bumbu. Jiang ini ada yang berupa tauco murni, tauco dan cabe giling, tauco + cabe giling/sambal + minyak, tauco + sapi & jamur cincang, dan sebagainya. Di Indonesia mungkin ngga semudah disini dapetinnya, tapi feeling saya supermarket yang punya barang impor mungkin punya. Kalo ngga ada juga, ngga ada salahnya sedikit eksperimen dengan mencampur tauco dengan sambal terasi/tomat dan daging sapi giling rebus.. hmm pasti sedap!

(**) Berupa kacang goreng digiling halus/blender, lalu campur air dan sedikit garam kalau suka.

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s