Februari Spesial: H-14

sepatu, boots
Kotor gini lalu lalang di lantai basah? :p

Hari ini saya terinspirasi lakukan sesuatu buat bikin bulan ini lebih hidup dan mengesankan. Tepatnya 20 February ini akan tepat 5 tahun usia pernikahan kami. Ide yang muncul adalah Kutipan Cinta dan SMS Cinta buat bahan renungan kami berdua. Di Internet banyak tersebar berbagai kutipan indah dan bermakna, terkait pringatan apa saja. Teknisnya, saya akan pilih 1 kutipan perkawinan tiap hari hingga hari H. Itulah Kutipan Cinta. Kutipan itu lalu akan jadi bahan refleksi, dan akan ter-posting disini. Disamping itu, kutipan yang tiap hari berbeda itu akan saya kirim ke ponsel JP, menjadi SMS Cinta. Hehe.. Sedikit ngga penting? Maybe! Tapi saya percaya tiap langkah kecil untuk memperkuat dan mempermanis hubungan akan amat berarti pada waktunya.Ā 

Ada sedikit sesal kenapa baru terpikir sekarang. Tapi seperti orang bilang, ‘better late than never’, bukan?šŸ˜‰

So, sore hari tadi saya kirim SMS Cinta pertama ke ponsel JP. Ia kelihatan senang dan sedikit meledek soal ‘the barn boots‘ nya, karena sebagai guru jelas ia ngga pakai boots apalagi barn boots!šŸ˜€

Anyways, berikut Kutipan Cinta pertama menyambut ultah ke-5 pernikahan kami:

~Love is the thing that enables a woman to sing while she mops up the floorafter her husband has walked across it in his barn boots~ (Author unknown)

(Terjemahan bebas: Cinta adalah sesuatu yang mampu bikin seorang perempuan bernyanyi saat ngepel membersihkan lantai setelah suaminya jalan melintas dengan sepatu bot kotornya)

Renungan:

Saya termasuk tipe yang suka rumah bersih dan bebersih dengan tangan sendiri. Kalo ngepel lantai saya juga ngga suka orang melintas saat lantai masih basah. JP suka rumah bersih juga, cuma untuk bebersih sama dengan kebanyakan lelaki, kurang telaten. Hasil bebersihnya pun kurang sreg di hati. Nah..kutipan diatas amat menyentuh dan jadi teguran positif buat saya. Hati ini tergerak untuk belajar lebih fleksibel, lunak, dan sabar melihat perbedaan pandangan soal bebersih dirumah.

Sebetulnya tahun-tahun belakangan ia mulai lebih menghargai alasan kenapa saya ngga suka lalu lalang saat lantai masih basah, atau bungkus makanan ada di area selain tempat sampah lebih dari beberapa jam, misalnya. Penghargaan ia tunjukkan dengan mengurangi jauh hal yang bikin saya kesal, bahkan marah -kalau kebetulan saat PMS*. Hehe..

Tapi kutipan ini menginspirasi saya untuk bersikap lebih baik terhadap suami saya, karena kesal dan marah bikin judes saya keluar. Kejudesan berpotensi menggores hati. Saat saya sadari itu, berarti sudah waktunya untuk mengoreksi. Perspektif non-prinsip ngga seharusnya bikin hati tergores, apalagi hati orang yang sudah membagi hatinya dengan tulus pada kita. Tantangan ngga enteng pada prakteknya. Namun, saya percaya saya mampu. Glad I found that quote!

Keterangan:

*PMS-Pre Menstruation Syndrom-gejala hormonal menjelang menstruasi pada perempuan; moody, mudah kesinggung/marah/sedih/dsb.

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s