Februari Spesial: H-11

Kutipan Cinta hari ke-sebelas menuju ultah ke-5 pernikahan kami:

“Love doesn’t consist of gazing at each other, but in looking together in the same direction” (Antoine de Saint-Exupery)

Terjemahan bebas:

“Cinta bukan pada saling menatap kagum satu sama lain, tapi lebih pada melihat tujuan dan arah yang sama bersama-sama”

Buah renungan:

Melihat kutipan ini, pikiran saya melayang ke saat pertama kenal JP. Kami bertemu lewat internet – Datehookup.com. Saya menghargai dan pingin menghidupi ide ‘hidup dan menghabiskan sisa hidup bersama seorang teman jiwa-lebih dari sebatas status ‘suami’. Perjalanan alam pikir dan rasa tentang ‘pasangan’ dan ‘keluarga’, telah membawa saya pada pilihan bebas untuk cari pasangan ‘dari luar kultur asia’. Disamping pertimbangan utama sosok pria idaman, jujur ada pertimbangan fisik diurutan kesekian, sebagai penyedap rasa🙂 Secara sadar saya tentukan pilihan pada etnis kaukasian, karena jujur mereka punya sex appeals tinggi dimata saya..sah-sah aja kan punya preferensi personal?

So, mulailah pencarian pria idaman..

Dimana saya bisa lakukan pencarian? Karena baik profesi, lingkungan tempat tinggal, maupun gaya hidup saya bukan identik dengan masyarakat asing (ekspatriat), plus kriteria utama buat seorang teman jiwa adalah ‘kecocokan jiwa, pandangan, dan arah hidup’, maka pilihan terbaik jatuh pada ‘online dating‘.

Anda dan saya tentu punya konsep diri masing-masing..bisa melihat kekuatan/kelebihan dan kekurangan masing2, bukan? Secara fisik saya biasa saja, ngga ada potongan wajah dan tubuh yang bikin lelaki ‘bergetar’, atau ‘natap sambil neguk liur’, lol.. Tapi saya sadar punya kelebihan non-fisik tersendiri. Orang bilang, manusia hidup itu penting punya self-esteem. Beruntunglah konsep diri saya cukup baik, hehe.. ngga merasa kelebihan dan kebagusan, tapi jg ngga merasa lebih rendah dari orang lain..karena saya percaya ngga ada individu apapun yang isinya hanya kesempurnaan atau hanya ketidaksempurnaan😉

Pertama dapat pesan singkat dari JP adalah saat saya merasa sudah cukup berusaha dan siap berhenti. Berhenti untuk mulai buka kepala dan hati untuk lelaki ‘kiriman’ alam..siapapun itu, sekalipun dari luar preferensi saya. Saat saya tiba dititik seperti, “Ok, cukup. Sekarang waktunya saya beri kesempatan pada ‘alam,, ‘tuhan’, atau apalah namanya sang kekuatan tertinggi, untuk ‘tentukan’ jalan saya. Kewajiban usaha sudah tertunai, tinggal lihat gimana mau sang kehidupan”.

Yet, disitulah usaha berbuah. Saat bersih-bersih inbox, saya temukan pesan singkat dari JP lewat situs diatas. Hampir saya hapus! Lucunya, saya lupa sama sekali pernah bergabung disana :p Pesan singkat dan sopan. Setelah lihat, saya dapatin profilnya bikin hati tertumbuk langsung! Biodata, deskripsi profil, dan fotonya yang hanya 3-4 buah cukup gambarin tipe lelaki seperti apa ia kira-kira. Terasa ada kecocokan awal. Hati saya tergetar, dan melonjak gembira. Saya balas, lalu berlanjut..berlanjut..dan menguat hari demi hari..hingga ke pernikahan!

Kenal lewat internet? Beda berbagai latar-belakang? Jarak jauh? Tanpa kontak fisik sama sekali selama masa perkenalan? Mungkinkah berakhir pada hubungan yang riil dan genuine? Amat mungkin.. Seperti yang terjadi pada saya dengan suami, serta ribuan bahkan mungkin jutaan pasangan didunia yang bertemu lewat internet🙂

Apa yang menyatukan? Kesamaan arah dan tujuan melangkah..serta kemampuan untuk berjalan bersama menujunya.. fisik bisa pudar, bahkan rusak total karena berbagai hal.. tapi kecocokan visi dan konsep terhadap: hidup, kehidupan, relasi suami-istri, komitmen perkawinan, keluarga, bagaimana ingin mengidupi hidup dan perkawinan itu sendiri, dan berbagai isu prinsipil lainnya, sekali terkait dan menjalin satu sama lain hasilnya adalah peluang amat tinggi bagi terciptanya sebuah tim (suami-istri) yang kuat dan bahagia.

Kami bisa dan bertahan, insha allah, hingga usia 5 tahun perkawinan bulan ini, saya percaya ada faktor seperti kutipan diatas sebut. Orang bijak bilang, usia perkawinan 5 tahun adalah titik kritis awal, usia 10 tahun titik kritis berikutnya dimana ujian terhebat sebuah perkawinan biasanya mulai bermunculan. Jika anda ada dalam usia perkawinan diatas 10 tahun, saya ucapkan selamat dan hormat pada anda! Karena yakin itu berarti kerja keras luar biasa anda bersama pasangan. Untuk kami, 5 tahun ini jadi titik awal bagi usaha membuat hubungan kami lebih baik lagi. Semoga komitmen itu terus terbangun baik..

Bagaimana dengan cerita cinta anda dan pasangan?.. Pengalaman manis maupun pahit yang ada bisa jadi amat berguna bagi orang lain..🙂

Salam cinta!

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s