Winter 2011: Seberapa Putihkah Xi’an?

xian snow, 2012
Heavy snow 2012: Pertama dan terakhir :p

Dengan berakhirnya rangkaian tradisi tahun baru cina – yang berlangsung total 15 hari, maka dalam perhitungan kalender cina mulailah masuk musim semi (spring). Hari ke-15 itu disebut Spring Festival, Tang yuan day, The 15th day of Lunar New year, Lantern Festival, atau di Indonesia lebih dikenal dengan istilah Festival Cap Go Meh. Hari ke-15 tahun baru 2012 ini jatuh pada 6 Februari.

Karena winter 2011-2012 (Oktober-Januari) bisa dibilang sudah berakhir, maka saya sudah bisa bikin ulasan berapa kali turun salju di Xi’an. Rasa semangat saya terhadap salju masih tinggi hingga kini. Mungkin karena baru menginjak tahun ke-4 mengalami musim dingin, setelah 29 tahun kenyang ber-tropis ria๐Ÿ™‚ 3 kali winter di kota Daqing-Heilongjiang, saya tak bisa dan tak perlu mengitung berapa kali turun salju. Pertama lokasi yang jauh lebih keutara itu bikin frekuensi turun salju di Daqing cukup tinggi, keduanya karena kuantitas saljunya pun ‘serius’. Jadi selama winter ya kota betul-betul putih berselimut salju. Indah dan sangat “Brrrhh!”!

taman panjang, tangyan lu, xian
Taman Panjang: Di sebrang apartemen kami

Kini di Xi’an, lokasi yang lebih ke bawah bikin winter lebih mild (ringan). Suhu minimum alias terdingin hanya berkisar -10 Celcius. Sebagai perbandingan, kota Daqing bisa mencapai suhu minimun -42 Celcius. Tentu ada bagian dunia lain yang lebih parah dari itu, seperti bagian utara Rusia, dan negara-negara Skandinavia (Finland, Swedia, Denmark, Norwegia). Tapi buat saya si anak tropis, tentu Daqing sudah cukup ‘shocking‘. :p

Winter 2011 ini jadi winter pertama kami di kota Xi’an. Karena semangat dan kangen salju itulah saya tak henti menanti kapan turun salju pertama. Hari ke hari tiap buka komputer yang saya lirik pertama adalah widget prakiraan cuaca yang saya pasang di pojok desktop. Cuma, kelihatannya iklim dan cuaca global sedang aneh tahun ini, seperti beberapa tahun terakhir di berbagai belahan bumi. Makanya hingga hari ini, memasuki Spring, sejauh pemantauan saya hanya terjadi 4 kali turun salju di Xi’an. Berikut catatan kecil saya:

Masih di Taman Panjang..

Pertama, salju turun satu siang hari dibulan Januari. Beberapa hari sebelum salju serius turun. Cuma, hampir tak terlihat saking ringannya, berlangsung hanya sekitar 2 jam. Dugaan saya banyak yang ngga sadar kalau turun salju siang itu. Karena malamnya, saya tanya kenalan kami yang berkunjung untuk makan malam, mereka ngga tahu soal itu. Kalau ngga keluar untuk belanja kebutuhan dapur pun mungkin kami berdua-pun ngga tahu.

Kedua, salju betulan turun kurang lebih sehari semalam. Tanggal 20 Januari 2012, atau 3 hari sebelum tahun baru Cina. Cukup banyak untuk saya bikin snowman kecil di lapangan parkir gedung apartemen kami, tapi ngga cukup banyak untuk bikin seluruh kota tertimbun salju berminggu-minggu. Dalam semingguan salju sudah bersih, kota kembali seperti ‘Spring’! Kalau saya bilang sih kali ini lah salju pertama Xi’an tahun ini. Karena semangatnya, dan merasa mungkin ngga akan ada salju lagi setelah ini, maka saya ambil kesempatan untuk jalan-jalan sekitar tempat tinggal buat menikmati ‘hangatnya’ hari itu. Seriously, saat salju turun suhu memang lebih hangat dibanding menjelang atau setelahnya. Sambil tentu saja jepret sana-sini, rekam video sana-sini, untuk diabadikan dan jadi penunjang tulisan.

Ketiga, satu siang dibulan Februari ini. Ini saya perhatikan saat sedang jalan kaki bersama JP menuju sekolah-nya. Begitu mendekat ke area sekolah, mulai terlihat segelintir titik putih diudara, kecil dan jarang. Cuaca hari itu justru cerah, langit cukup biru, udara cukup hangat. Karena hari itu cukup berangin dari biasanya, kami duga salju ringan itu kiriman dari provinsi atau kota tetangga. Mungkin juga banyak yang ngga ‘ngeh’ akan salju hari itu, karena kami pun hampir ngga sadari itu. Lebih ringan dan singkat dari salju terawal diatas. Sejauh saya amati hanya berlangsung sekitar 1 jam.

Keempat, satu pagi masih bulan Februari ini. Saat masih di tempat tidur, dari jendela yang sedikit terbuka terlihat butiran salju turun. Itupun saya ngga akan tahu kalau JP ngga bilang – ia tahu karena melihat dari jendela dapur saat merokok. Butirannya termasuk besar, dan deras. Hanya, ngga tersisa putih dipermukaan tanah karena berlangsung (mungkin) ngga ada satu jam, plus kondisi permukaan tanah terlalu hangat hingga butir salju langsung meleleh. Setelah itu ngga ada lagi saya lihat putih salju hingga hari ini. Mungkin ngga akan sampai tiba winter berikutnya, Oktober 2012 mendatang.

Untunglah saya ngga menyia-nyiakan momen ‘salju pertama’ tanggal 20 Januari lalu!๐Ÿ˜€

snowman, manusia salju,
Snowman pertama dan terakhir di winter 2012 - Xian, Cina.

 

Sidewalk di tengah Taman Panjang.. Beautiful!

 

Dari jendela kamar apartemen.. Salju di Xi'an ngga seheboh di Daqing dulu.

 

 

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s