Seputar Xi’an: Supermarket RT Mart

Tanggal 9 Februari lalu saya ngga sengaja ‘terbawa’ ke salah satu dari supermarket di kota ini. Ceritanya siang itu saya jalan bareng JP. Ia menuju sekolah untuk kerja, saya menuju ke loket pembayaran gas-telepon sekaligus ke Banana -toko buah langganan kami-, lokasi keduanya hanya beberapa meter dari sekolah.

Banana, fruit shop
Banana: Toko buah langganan kami. Buahnya segar, harganya lebih murah.

JP jalan bersama saya hingga ke loket pembayaran gas-telepon untuk beli Dou Jiang (susu kedelai). Loket itu memang menyatu dengan beberapa counter makanan dan minuman ringan. Setelah itu kami berpisah. Setelah dapat jeruk Lugan, Apel, dan Lemon, saya bertanya-tanya ke orang dimana pasar tradisional terdekat. Tujuan saya adalah beli tahu putih untuk bikin Ma la dou fu (tahu tumis bumbu pedas), karena JP ngidam menu itu untuk makan malam kami. Tanya punya tanya, saya tergiring ke area belakang gedung sekolah. Menurut pelayan Melody, sebuah warung makan kecil franchise dari taiwan, ada pasar tradisional disana. Saya ikuti petunjuk arah cowok berusia 25 tahun itu – bahasa inggerisnya cukup baik karena ia pernah belajar di Kanada 1 tahun.

Tiba di area yang ‘mustinya’ saya temui pasar tradisional, cari punya cari kok ngga ada, saat celingukan melihat sekeliling tiba-tiba sebuah bis berhenti tepat didepan saya. Di pintu depan, beberapa orang terlihat naik. Di pintu belakang bis terlihat beberapa orang turun dengan hampir semua menenteng kantong belanjaan. Di dalam bis terlihat lebih dari 10 orang berdiri bergerak menuju pintu turun. Mata saya bergerak cepat mencari petunjuk di badan bis, saya temukan di beberapa badan bis terlihat tulisan ‘RT Mart‘. Secara keseluruhan penampilan bis bilang kalau itu bis khusus antar jemput supermarket. Saya perhatikan cukup banyak supermarket besar, terutama yang baru-baru dan lokal, menyediakan bis antar-jemput sendiri sebagai daya tarik konsumen untuk belanja. Supermarket lainnya yang saya perhatikan sedia jasa bis adalah Lotus, dan di Daqing dulu ada Carrefour.

Insting saya bilang, ‘naik!’. Maka naiklah saya. Saya pede karena merasa sudah tidak terlalu asing lagi dengan jalan-jalan utama terutama diwilayah barat dan selatan kota ini. Selain fakta bahwa wawasan soal nomor dan rute beberapa bis kota semakin baik. Hasil dari hobi melototi peta kota Xi’an😀

Diatas bis saya tanya ongkos berapa, sopir tanya tujuan saya kemana, saya bilang ke RT Mart sambil menunjuk ke logo RT Mart yang ada di jendela samping kepalanya. Lalu katanya, “Oh, bu yung la!” alias ‘ngga perlu’ bayar. Well, just making sure..hehe..

bis RT Mart
Bis antar jemput gratis supermarket RT Mart.

Ngga banyak penumpang dalam bis saat itu. Rute bis pun ternyata melewati sekolah tempat JP kerja. Dalam waktu sekitar 10 menit bis tiba di sebuah pusat perbelanjaan bernama Tang Dynasti West Market, yang letaknya hanya 200 meteran dari sekolah JP. Area pusat belanja itu amat megah, luas, dan kelihatan baru. Gabungan dari arsitektur cina dan modern. “Objek menarik buat nyekets di musim panas nanti!”, pikir saya.

Bis parkir di sisi kanan gedung, bergabung bersama sekitar paling sedikit 6 bis lain. RT Mart terletak di basement dengan ruang amat luas. Ada pojok impor tapi belum saya cek ada apa saja di area impornya. Sayuran dan buah semua segar dan ditata apik. Seksi tahu saya temukan berdekatan dengan bakery dan daging. Karena hari makin sore saya tak punya waktu banyak untuk berkeliling, tapi saya tahu akan kembali lagi di lain kesempatan. Setelah ambil keperluan, bayar, ambil belanjaan sebelumnya di loker penitipan barang, saya kembali ke tempat parkir bis dan menunggu sekitar 10 menit hingga bis no. 8 dengan rute menuju jalan Gaoxin Raya mempersilahkan penumpang untuk naik. Dari Gaoxin saya lanjut bis menuju area tempat kami tinggal, jalan Keji Liu, sekitar 3 km dari sekolah.

Saya ngga termasuk shopaholic, tapi bagi saya menemukan tempat ‘baru’ yang selama ini belum diketahui jadi seperti petualangan kecil yang amat menyenangkan, mau itu pusat belanja atau bukan. Juga, fakta bahwa kemampuan bahasa cina saya super terbatas bikin itu semua terasa makin berharga🙂

bis RT Mart
Kondisi Bis No.8: Bersih, modern, dan nyaman.

 

parkir bis RT Mart
Area parkir bis RT Mart: Penumpang menunggu bis siap antar ke perumahan.

 

tang dynasty market
Tang Dynasty West Market: Pusat belanja dimana RT Mart berada.

 

Sisi depan kanan Tang Dynasti Market: Menonjolkan arsitektur khas cina tempo dulu.

 

Salah satu pintu masuk utama: Ikut menyambut valentine day 2012.

 

Dibali pintu masuk: Selama winter pintu masuk toko, gedung, restoran biasanya berlapis tirai tebal (umumnya jenis plastik) untuk menyimpan suhu hangat dalam ruang.

 

Eskalator menuju RT Mart di lantai Basement: Lebar, panjang, modern, bersih.

 

Loker penitipan barang gratis: Modern dan amat efisien.

 

Area Tahu dan Kedelai: Segala jenis produk turunan tahu dan kedelai kumpul disini.

 

kasir, RT Mart
Jajaran Kasir RT Mart: Seditknya ada 25 unit kasir berperangkat modern dengan desain efisien

 

Hasil belanja di RT Mart, ternyata ngga cuma tahu!😀

 

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s