Selamat datang (lagi) wahai Ramadhan..

Ramadhan tiba, yay! Saya ngga tahu persis kenapa gairah dan gembira dengar kata ‘Ramadhan’ datang. Mungkin dari memori masa pertumbuhan selama di tanah air, mungkin dari sedikit pemahaman soal makna dan ‘janji-janji’ ramadhan, mungkin dari ketidaktahuan, entahlah, yang jelas ada mixed-feeling sejak kemarin bersiap untuk puasa.

Kemarin siang saya tanya adik di Indo kapan mulai puasa (thank whatsapp, komunikasi sm mereka di Indo jadi lebih mudah!), dia bilang belum tahu masih tunggu pengumuman. Malamnya baru dapet kabar, pemerintah bilang rabu mulai puasa. Ormas (Muhammadiyah) terutama mutusin hari ini mulai puasa (Selasa).

Sejak semalam sih saya udah mutusin mo puasa hari ini, makanya udah siapin semangkok nasi sisa dinner buat sahur, lauknya pengen ceplok telor sama kecap manis, hmm maknyus pastinya! Simple banget kan selera makan saya, hehe.. Bukan apa, faktor satu dan lain hal bikin saya lagi males masak belakangan ini…apalagi belanja sayuran ke pasar. Kebayang ketimun sih tapi kelewat mo dibeli. Pinginnya sih di rebus dan air rebusannya dikasih garam, jadi kayak sayur ketimun gitu, favorit almarhum bapak dulu, juga jadi favorit saya kalo sahur.

Alarm udah bunyi jam 4.30 tadi pagi, ditinggal merem bentar aja eh malah jatuh pules lagi! Walaah masih kaget – ketauan jarang shalat subuh atau bangun shalat malem, haha.. Gapapa niat dan semangatnya insha allah kecatet.. *semoga*

Nengok ke grup whatsapp teman-teman pendaki gunung SMA dulu, sebagian mereka mulai puasa hari ini, sebagian mulai besok. Tapi syukur pada (berusaha) damai🙂 Kontak sama berapa gelintir teman online fesbuk lewat whatsapp juga sama, sebagian hari ini sebagian lain besok. Keluarga di tanah air, sebagian besar saya bisa pastikan ikut pemerintah (besok).

Selamat datang Ramadhan…bulan penuh harapan. Setelah tak sukses tahun lalu, ingin kucoba lagi rengkuh dan berusaha lebih baik memanfaatkan bulan yang kabarnya mulia ini lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya… Walau dalam sendiri dan sunyi, kuharap aku mampu meraih semua kenikmatan itu lagi… seperti dulu…

One thought on “Selamat datang (lagi) wahai Ramadhan..

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s