VPN, Astrill, dan Paypal

VPN

Tinggal di Cina tanpa VPN? Hmmm..sulit deh buat berlama-lama. Ngga usah bertahun-tahun, sebulan aja tanpa VPN bisa klepek-klepek mati gaya, hehe.. Buat yang masih asing apa itu VPN, itu kependekan dari Virtual Private Network, pengertian dan cara kerja teknis-nya silahkan tanya profesor Google, tapi kalo pengertian praktisnya kira-kira VPN ini penolong kita untuk ngebuka blokiran informasi di internet.

Di Cina ada banyak situs internasional yang di blokir aksesnya oleh pemerintah negeri tirai bambu ini. Sekedar menyebut beberapa yang paling populer adalah Youtube, Facebook, Microblogging internasional seperti WordPress, Blogspot, dan sebagainya. Pemblokiran tersebut tentu punya tujuan dan maksud sendiri yang secara politik, ekonomi, dan mungkin kultural di percaya bisa menguntungkan pemerintah dan mungkin rakyat Cina secara keseluruhan. Yang paling jelas terlihat jelas adalah keuntungan secara ekonomi terhadap pertumbuhan dan perkembangan ekonomi nasional Cina.

Contohnya, mereka buat Youku sebagai pengganti Youtube. Dengan Youku sebagai Youtube-nya Cina, maka Cina tidak perlu ‘menyerahkan’ kue iklan dalam negeri Cina ke Youtube yang milik asing dan akan lebih menguntungkan pihak asing sebagai pemilik media. Contoh lain, ketimbang mempopulerkan Facebook, Yahoo/MSN Messenger, mereka pilih bikin sendiri media jejaring sosial dan instant messaging/chatroom seperti Renren, QQ, Weibo, Wechat, dsb. Artinya secara ekonomi, pemasukan iklan semua masuk ke pemilik media lokal, ketimbang memakmurkan pemilik media asing. Secara politik juga jelas ada maksudnya, tapi disini kita bicara yang ‘aman-aman’ saja lah yaaa.. hahaha.. ;D

Hubungannya dengan VPN? Saat di Cina tapi kita butuh dan pingin terhubung ke ‘dunia luar’ melalui situs-situs seperti Youtube, Facebook, WordPress, dsb, artinya kita perlu bantuan jasa VPN. VPN itu ada yang gratisan dan ada yang berbayar. VPN gratisan cukup banyak, tapi judulnya gratis ya kita ngga bisa berharap banyak…entah koneksinya ndat ndut, lambat, atau malah sering gak bisa sama sekali. Yang saya alami hanya menambah pusing saja… Yang berbayar gimana? Banyak juga pilihannya. Harga, paket, dan metode bayarnya juga beragam.

ASTRILL

Kami sejak awal lebih cocok dengan Astrill. Ada kala dimana Astrill juga bermasalah sedikit, tapi ngga amat situasional, ngga seberapa dibanding keuntungan dan kenyamanan secara keseluruhan. Pilihan bayarnya ada yang 3,6,atau 12 bulan. Lebih panjang paket jadi lebih murah biayanya.

Dulu-dulu, Astrill hanya bisa di bayar lewat kartu kredit, makanya kami selalu titip teman atau keluarga untuk pembayarannya. Tapi baru-baru ini kami perhatikan kalau Paypal sudah nongol di list pilihan pembayaran. Kami punya akun Paypal Cina yang terhubung ke rekening bank kami di Cina (China Merchants Bank/CMB). Paypal kami kosong alias ngga ada balance, tapi kelihatannya transaksi masih bisa dilakukan dengan cara menarik dana otomatis dari rekening yang terhubung ke akun Paypal itu.

BAYAR ASTRILL LEWAT PAYPAL? COBA TAPI BELUM BERUNTUNG…

Jadilah ceritanya kami coba-coba bayar sendiri Astrill pakai Paypal Cina saya. Mengingat pengalaman-pengalaman sebelumnya dengan sistem perbankan Cina, saya belum sepenuhnya yakin itu akan betulan efektif 100%. Tapi tetap di coba untuk tahu pastinya. So, jreng jreeeeng.. hasilnya, berhasil dan tidak berhasil. Lho gimana tuh maksudnya? Hihi.. Maksudnya, seluruh tahapan pembayaran via Paypal Cina itu berhasil, tapi, ternyata walau dana sudah terpotong untuk itu tetap tagihan Astrill yang kami pilih berstatus ‘pending’ alias ‘belum dibayar’. Hmm..aneh.

Setelah bolak balik konsultasi dengan baik pihak Astrill maupun pihak Paypal, kesimpulannya tak satupun dari mereka yang tahu dimana masalahnya. Astrill jelas menyerahkan ke pihak Paypal sebagai pihak yang bertanggung-jawab atas transaksi, Paypal akhirnya setelah 7 hari pun mengembalikan dana ke rekening saya tanpa ada penjelasan kenapa itu terjadi. Menarik sekaligus mengecewakan.. Tapi yang penting dana kembali kali ya..

Akhirnya, lagi-lagi tahun pemakaian VPN ini masih bergantung ke titip bayar ke teman. Untunglah, ada teman sesama Indonesia yang kebetulan punya Paypal dan bisa bantu pembayaran lewat Paypal-nya yang sudah biasa ia pakai untuk transaksi online. Yang jelas, Paypal dia bukan Paypal Cina. Entahlah apa itu sebabnya upaya saya gagal. Tapi kenapa sempat terjadi masuk-keluar dana dari rekening saya ke Paypal dan sebaliknya? Selain itu, sebelumnya saya pernah coba beli ebook online. Bayar pakai Paypal Cina saya (terhubung ke rek bank Cina), sukses-sukses saja tuh!..kalo anda pembaca tahu kenapa boleh dong kasih tahu saya.. Makasih lho sebelumnya!πŸ™‚

Anyway, lepas dari entah apa penyebab gagalnya transaksi Paypal Cina saya saat coba bayar Astrill, berikut ini saya coba tampilkan langkah-langkah cara bayar Astrill lewat Paypal dalam bentuk screenshot

astrillstep 2
Karena masih coba-coba kami pilih paket 3 bulan dulu, kalau ada ‘kelucuan’ kan ngga terlalu banyak dana melayang…
astrillstep 3
Perhatikan berbagai pilihan bayar Astrill-nya di bawah…
astrillstep 4
Saya coba 2 cara; Alipay yang biasa saya gunakan untuk ber-Taobao, dan akhirnya Paypal Cina. Kedua akun tersebut terhubung ke rekening bank saya di Cina.
astrillstep 5
Ini penampakan waktu coba pakai cara Alipay..
astrillstep 5b
Waktu klik peringatan ber-highlight kuning di foto sebelumnya, ini hasil translate tampilannya.. pusing ngga bacanya? hehe..
astrillstep 6
Pilihan Alipay itu ngebawa ke 2 cara; Alipay langsung, dan bayar lewat kartu debit.. Foto ini pembayaran lewat kartu debit yang terkoneksi ke Alipay…
astrillstep 7
OK, ternyata cara Alipay ngga berhasil – jelas karena Alipay nya belum terverifikasi, sementara untuk verifikasi Alipay harus punya national ID Cina.
astrillstep with paypal 1
Akhirnya coba pakai pilihan Paypal.. Setelah balik lagi ke halaman awal pilihan akan keluar konfirmasi paket yang mo dibeli seperti ini…
astrillstep with paypal 2
Data-data pun terisi…
astrillstep with paypal 3
Pilih ‘Paypal’! Akan seindah mustinya kah?.. we’ll see..πŸ˜€
astrillstep with paypal 4
Ternyata, Paypal nolak… mungkinkah karena sistem koneksi bank Cina dan Paypal belum mapan? Ngga tahu..yang jelas saya pilih ‘Return to Merchant’.
coba paypal cina 2
Ngga bisa pakai Paypal, terus apa?
coba paypal cina 3
Jadinya tergiring ke ‘Online banking’…
coba paypal cina 4
Masukkan nomor kartu debit-nya…
coba paypal cina 5
Masukkan permintaan spy dikirimi kode verifikasi ke nomor hape..
coba paypal cina 6
So far so good…
coba paypal cina 7
Wah ternyata berhasil bayar pakai kartu debit bank Cina yang terkoneksi ke akun Paypal!! Really??..Hmm…tunggu cerita selanjutnya.. ;D

Setelah semua proses itu selesai sudah? Ngga juga, ternyata entah apa masalahnya, dana yang sudah ditarik dari rekening Bank yang terkoneksi ke akun Paypal saya tidak masuk ke sistem Astrill. Setelah di kontak, Astrill menyerahkan ke Paypal, which is makes sense. Hampir bersamaan Paypal juga saya kontak, ternyata jadi dapatin bahwa sistem pelayanan/komunikasi Paypal cukup buruk dibanding beberapa jasa online. Astrill misalnya, punya 24/7 jalur online chat..responnya selalu relatif cepat saat kita sapa. Paypal? Hanya kontak offline – kirim pesan. Bisa juga telfon, tapi kita yang harus telfon ke nomor-nomor pelayanan internasional yang tersedia. Artinya beban biaya telfon di kita. Bisa juga minta mereka yang telfon, tapi beban biaya komunikasi tetap di kita. Saya dapati ini lucu, karena kesalahan sistem mereka tapi kenapa konsumen yang dibebankan biaya-nya??? Logika yang terasa aneh, tapi ya itulah dunia kapitalis; semakin kuasa dan kaya, semakin besar kekuatan dan fasilitas untuk menekan dan membuat yang ‘kurang punya’ supaya membayar lebih.

Akhirnya, saya layangkan email komplain ke Paypal. Karena dana sudah terdebit dari rekening bank dan tercatat di catatan transaksi Paypal. Berlanjut ke bolak-balik balas email dengan Paypal, sampai singkatnya dana dikembalikan ke rekening 7 hari setelah transaksi dilakukan. Untunglah ada teman di sini yang berbaik hati bantu fasilitasi bayar perpanjangan Astrill kami. Teman itu bayar pakai Paypal juga, tapi akun Paypal itu di buat di luar Cina, dan sudah aktif digunakan lama sejak sebelum ia datang ke Cina.

Kesimpulan: Bayar Astrill lewat Paypal sudah di buka, tapi bayar Astrill lewat Paypal yang dibuka di Cina dan terkoneksi dengan bank Cina, bisa jadi lain cerita. Dana Paypal saya memang kosong (karena belum pernah di pakai. Tapi saya lihat Paypal jelas mencantumkan keterangan kalau belanja pakai Paypal ngga musti harus ada dana disana, asumsi saya karena jelas dana bisa langsung ditarik dari rekening bank yang terhubung ke akun Paypal kita, bukan? Kalau ngga ya musti darimana lagi?πŸ™‚ Tapi error pastinya dimana? Belum jelas.. mungkin sebagian anda tahu/pernah mengalami? Mau dong dengar ceritanya..πŸ™‚

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s