Cerita ber-taobao: komplen dan refund (bag 2)

Taobaocustomerprotect

Dari pengalaman belanja ribuan produk dari buanyak toko yang beda, gue bisa bilang penjual di taobao itu sekitar 80% reasonable dan bertanggung jawab, sisanya unbelievable bad-ass!

Dalam 3 minggu terakhir gue ngalamin komplen ke Taobao untuk dua produk dari toko yang berbeda; satu, vest cowok yang untuk pesta resmi itu lho.. sama kedua, nikotin cair untuk e-cigarette nya J. Vest nya dibutuhin untuk pesta imlek sekolah tempat J kerja February nanti, dress code nya yang cowok wajib pake vest itu.

Cerita soal komplen ke toko vest-nya ada di tulisan sebelumnya (klik disini), kali ini saya cerita soal komplen untuk nikotin cairnya…

Jadi, gue belikan J 10 botol nikotin cair itu dari toko yang dia pilih sendiri. Pilih toko Taobao artinya kamu musti baca profil, identitas, dan reputasi si toko, termasuk rekor penjualan dan evaluasi dari para pembelinya. Itu cukup makan waktu, makanya gue minta dia carikan sendiri produk dan tokonya karena gue rada sibuk sama hal lain.

Fast forward, akhirnya beli deh tuh 10 botol senilai total 300 yuan, plus dapat 2 botol gratis. Gitu di coba cicip dari botol 1, J merasa efek terbakar/panas di tenggorokan dan dalam dada, juga pusing. Lalu dia coba liat apa botol lain juga kasih efek sama isinya. Total dia buka 5 botol. Semua kasih efek yang sama.

Kami komunikasi dulu sama tokonya sebelum layangkan/ajukan proses refund. Proses komunikasi itu, seperti dengan toko Vest ditulisan sebelum ini, jaaaauh lebih panjang berliku melelahkan dan bikin speechless. Dalam kata lain, si toko ini lebih jack-ass karena per-progress refund malam tadi dia ngotot nolak refund. Padahal gue sudah berusaha fleksibel dengan hanya minta refund untuk botol yang belum dibuka dan masih sealed – total ada 5 botol + 2 botol gift.

Ngga hanya dia nolak untuk refund, tapi juga dia bilang gue aktor pembohong (bahasa dia “lying con man”), nuduh gue sebetulnya reseller yang nyoba jual ulang produk dia ke orang asing, dan “rude” pas minta refund. Nah yang gini ini gemes rasanya pingin keplak pantatnya pakai sapu ijuk…

Beberapa fakta dan sikap toko ini yang saya anggap ngga fair dan ngawur…

Pertama, salah satu aturan umum dan standar Taobao adalah; 7 days-no-reason return. Artinya, buyer punya hak untuk kembalikan barang yang dibeli walau tanpa alasan. Toko biasanya tanya kenapa, tapi sebatas untuk tahu aja, dan kadang beberapa toko berusaha bujuk supaya ngga return barang/refund, tapi ngga berhak maksa. Hak buyer ini dilindungi secara tertulis di Taobao.

Kedua, dia ngga mau terima return dan ngga kasih alamat untuk return. Alasannya, pertama dia ngga berpartisipasi untuk ketentuan 7 hari bebas retur itu, kedua untuk produk oil sekali dikirim ngga bisa lagi dikembalikan. Yang bikin saya heran dia pakai sumber mana? Faktanya, Oil masuk dalam kategori harus dijamin untuk retur (jelasnya cek di link di bawah). Di keterangan produknya terpampang jelas “support 7 days return”. Ketentuan 7 days return ini pun standar. Tapi saya tetap coba buka kemungkinan mungkin saya yang ngga tahu, saya minta dia tunjukkan dimana dia sebutkan soal ngga support ketentuan itu – logikanya dan fairnya, harus dinyatakan sejak awal di keterangan produk kan?

Ketiga, produk punya konsentrasi kekentalan dan kandungan nikotin yang beda, jadi resiko efek dari salah pilih produk jadi resiko konsumen. J sudah pakai ecigarette kurleb 2 tahunan, dia sudah coba banyak merk dan kadar nikotin yang beda. Dari situ dia bisa bandingin mana produk yang ‘bermasalah’ dan mana yang ‘aman’ dari rasa pas nyoba. Jadi, menurut yang dia alami, persoalan bukan di tingkat nikotin dan rasa, tapi di kandungan kimiawi yang dipakai. Lucunya, dari situ seller jadi malah nuduh kami itu adalah reseller yang coba jual produk ke orang asing! Bodohnya itu…dia ngga percaya kami orang asing jadi malah nuduh. Jangan-jangan dia yang justru maling teriak maling. Kami bukan tipe orang yang menghamba sama uang, yang kebahagiaannya bergantung ke uang, kami juga ngga berambisi jadi orang kaya harta berlimpah, jadi nyari untung dengan cara curang dan nipu sama sekali jauh dari pilihan kami.

Taobaocustomerprotect3

Keempat, dia bilang ngga bisa terima produk return karena kalo box sudah di buka ngga bisa lagi jual ke konsumen lain. Kami coba fleksibel dan reasonable dengan akhirnya bilang akan kembalikan botol yang belum di buka saja; total 5 botol + 2 gift, total refund setengah harga beli. Jadi ngga ada alasan dia ngga bisa jual lagi. Adapun box gabungannya, kayak orang ngga tahu aja di sini box macam gitu tinggal pesan, di sini asalnya barang tiruan dari A sampai Z  karena pabrik segala barang ada di sini. Lagipula itu bukan box bersegel hologram, hanya box biasa kualitas sedang aja dengan tempelan stiker ber-lem. Dia habis-habisan bela 100% pabriknya hanya memproduksi barang berkualitas. Ngga pernah ada yang komplen oil dia. Bahkan ada orang asing yang sudah langganan 3 tahun ngga pernah komplen. Saya bilang, orang ngga komplen itu bisa karena banyak alasan; sibuk, yang dibeli nilainya ngga sepadan sama proses komplen dan biaya refund, malas, orang kaya yang ngga merasa nilai beli ngga berarti untuk diperjuangkan, atau dia ngga tahu produk yang lebih baik dari itu jadi ngga bisa membandingkan. Kalo kita hanya hirup polusi sepanjang hidup ya mana tahu efek polusi ke kesehatan? mana bisa tahu nikmatnya udara bersih?

Taobaocustomerprotect5

Kelima, seller bilang kami ngga punya bukti! Ini rada twisted pikirannya. Minta bukti efek produk kimia sama konsumen? Bukti macam apa coba yang dia mau untuk oil nikotin? Bukti video pembeli pura-pura batuk dan scanning/x-ray dari RS kalo tenggorokan dan dada pemakai sesak, terasa panas? Scan kepala pusing? Kalau dia orang baik dan bertanggung jawab, dia sampaikan keluhan konsumen ke pabrik, supaya diperbaiki. Terima produk retur kami sebagai bukti untuk tindak lanjut ke pabrik, kalau dia penasaran, bawa ke lab untuk uji kandungan. Bukan cuma meraup uang dari jual dan ngga peduli sama efeknya ke konsumen. Kalo hati dan kepalanya bersih dan tulus, dia akan hitung kerugian kami secara mental dan materil, dan mikir; cidera uang efeknya jangka pendek, cidera kepercayaan dan reputasi efeknya jangka panjang. Dari sini jelas dia nuduh kami mengarang cerita, dan cuma mikir kepentingan dan hak dia sebagai seller. Logika umum, pengusaha dan penjual punya dana lebih dari pembeli, jadi bisa dong diusahakan untuk tindak lanjut keluhan pembeli, termasuk menghitung resiko dari produk yang gagal jual. Kecuali produknya barang mewah milyaran trilyunan dolar, bisa jadi pembeli punya lebih banyak uang dari penjualnya.

Melelahkan sekali berhubungan dengan toko satu ini. Saya bagi di sini supaya bisa jadi pelajaran untuk kamu yang belanja lewat Taobao supaya lebih hati-hati pilih toko. Cerita gamblang ini sengaja saya bagi supaya kamu dapat gambaran sedikit lebih detail perselisihan antara penjual dan pembeli di Taobao itu bisa seperti apa… Perselisihan (dispute) macam ini ternyata cukup umum, setelah saya baca di info perlindungan konsumen Taobao (lihat link di bawah).

Taobaoreminder

Akhir kata, update terakhir tadi malam, saya jawab tuduhan dia di aplikasi refund sepadat seringkas mungkin, dengan inti pesan; minta intervensi taobao (seperti dia minta juga), dan sampaikan kalau refund (hanya untuk botol yang masih sealed) dipenuhi maka itu fair untuk dua pihak. Kalau sampai nol ngga ada refund, itu akan jadi pelajaran terburuk saya ber-online shopping. Lalu dengan atau tanpa konfirmasi seller soal alamat refund, besok akan saya kirim botol yang ngga dibuka ke alamat yang tercantum di informasi transaksi saja (kadang alamat di situ beda dengan alamat retur), dan setelah kirim akan kasih info waybill number/nomor resinya berikut bukti foto-foto (terlepas dari dana kami kembali atau tidak). Semoga mereka (seller dan personel taobao) berpikir dan pakai hati dari situ.

Setelah baca seksama peraturan detil soal ini, saya masih punya kesempatan untuk terus maju dan perjuangin sampai langkah terjauh untuk Taobao audit, tapi rasanya energi dan waktu yang harus saya kerahkan hanya untuk ‘kasih pelajaran’ ke seller macam itu terlalu besar. Mungkin lebih tepatnya, saya ngga terlalu ‘willing’ untuk ngorbanin waktu energi dan kesehatan batin saya untuk itu. Suami saya juga kelihatannya sudah ambil pelajaran besar dari situ sampai bilang kalau ngga dapat refund ya sudah – toh itu uang saku dia sendiri… (semoga kedepan bikin dia berpikir ulang saat kalap belanja barang banyak tanpa di tes dulu…).

——

Sumber info perlindungan konsumen Taobao. Saran, bukanya pakai browser Google Chrome ya supaya kanji China-nya bisa ter-translate ke bahasa yang kamu mau:

  1. Proses dispute Taobao – versi pembeli: https://service.taobao.com/support/knowledge-5611055.htm?spm=0.0.0.0.kspYsP
  2. Aturan 7 days-no-reason return: https://www.taobao.com/go/market/xiaobao/xbintro.php
  3. Prosedur dan proses minta intervensi Taobao (yaitu untuk minta manajemen Taobao jadi penengah): https://service.taobao.com/support/knowledge-1115503.htm?spm=0.0.0.0.pL2IGX&dkey=searchview

One thought on “Cerita ber-taobao: komplen dan refund (bag 2)

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s