Ahok…

Kapok nulis last minute yang bikin deg-degan..jadi sebelum lanjutin bikin lesson plan mending jeda sejenak ngejar ‘setoran’ nulis hari ini deh..😀

So, ngelanjut ocehan saya kemarin di sini soal berita tanah air, sekarang saya pingin fokus dikit ke sosok Ahok-nya. Biasanya saya cenderung malas blogging soal politik. Politik biasanya hanya jadi bahan obrolan kelompok kecil, dengan teman-teman dekat yang memang tertarik dan sudah gemas soal politik di tanah air.. Tapi belakangan ini sosok Ahok menarik perhatian saya! Tepatnya sejak ia mendampingi Jokowi dan sekarang jadi Plt Gubernur (pelaksana tugas) karena Jokowi naik jadi Presiden RI.

Banyak hal yang bikin saya jatuh hati sama sosok pejabat publik yang sangat ‘berbeda’ ini, alasan terbesar adalah:

  • Ahok dari sipil. Saya ngga punya masalah pribadi dengan personel militer, tapi untuk konteks pejabat publik dan pemimpin negara, saya termasuk diantara yang meyakini sudah saatnya militer kembali ke barak dan tidak bermain di wilayah pemerintahan. Ini tentu untuk alasan obyektif. Netralitas militer sudah harus dikembalikan. Memang belum tahap presiden, tapi sebagai gubernur Ahok sudah cukup kasih harapan akan perubahan ke banyak masyarakat..
  • Ahok dari etnis minoritas. Ini penting karena segala bentuk dominasi cenderung bawa efek ngga sehat. Hukum dibuat, diperkaya, dan ditegakkan itu sudah cukup untuk bentuk masyarakat madani, siapapun dan apapun background pemimpinnya (I believe so, anyway). Tak hanya ia etnis minoritas tapi juga etnis keturunan tionghoa yang selama ini kita semua tahu sendiri mereka sudah mengalami banyak dan ragam kasus dalam sejarah politik dan pemerintahan di Indonesia. Sebagian dari kasus yang ada bahkan bikin Indonesia dan masyarakat non keturunan tionghoa dapat cap buruk dan tak jarang disudutkan oleh masyarakat internasional khususnya masyarakat Cina di China. Saudara-saudara yang tidak pernah tinggal di negeri China mungkin tak pernah mengalami, atau yang sudah pernah tinggal di sini pun tidak selalu berarti melihat dan mengalami gimana orang sini melihat Indonesia.Saya pribadi, dalam waktu 6 tahun tinggal di sini tak jarang mendengar pendapat dan komentar, atau gestur dan reaksi masyarakat sini (baik online maupun di dunia nyata antar kenalan, teman, atau orang yang saya temui di jalan) begitu mendengar nama Indonesia, atau saat saya jawab saya dari Indonesia. Sehingga terkadang dalam kesempatan tertentu saya diserang rasa tidak pingin jawab dari mana saya berasa.. perlu digaris-bawahi, itu terkadang saja, ngga selalu😉
  • Karakter dan gaya kerja Ahok yang tegas, berani, egaliter, ngga sok jaga jarak dengan rakyat kecil, terbuka, berbahasa lugas dan blak-blakan tanpa mendewakan kasta dalam berbahasa . Saya pribadi (entah ya orang lain gimana…), sudah lelah sekali melihat gaya kepemimpinan pejabat publik yang kental muatan dan kesan ‘meraja’ nya. Gaya “saya atasan dan kelas atas, kamu bawahan dan bukan siapa-siapa”, “kamu layani saya..hormati saya lebih”, dan sejenisnya… Ahok ber-gue elo, Ahok kondangan ke rakyat kecil dan makan di deretan kursi tengah membaur dengan orang lainnya, Ahok menghaluskan sedikit bahasanya saat harus (di forum sidang parlemen, menerima tamu dinas, dsb), tapi di luar itu dia santai dan mengutamakan kerja kerja dan kerja.. terlihat jelas dari sepak terjangnya. Program dan aksi kerjanya cukup menyiratkan keberanian bertindak dan komitmennya akan kerja. Sikap dan gaya membaur dan santai Ahok juga terlihat di istrinya, Veronika Tan. Mereka serasi dan kelihatan sejalan. Saling melengkapi. Veronika ngga bawa gaya seperti istri-istri pejabat publik kebanyakan yang kelihatan jaim, jaga wibawa, jaga jarak sama orang yang dianggap dibawah level karir sosial ekonomi suami dan dirinya, dan begitu begitulah.. Dari situ kelihat, Ahok ngga hanya pintar dan punya grit, tapi juga pintar memilih pasangan. Mereka beruntung menemukan dan bersama satu sama lain!
  • Kebijakan dan kinerjanya selama ini.. apa saja? silahkan lihat dan pelajari sendiri lewat berita-berita dan berbagai video.. ngga hanya yang pro Ahok tapi juga lihat yang anti dan kontra Ahok, lalu bandingkan dan pakai hati nurani dan keterbukaan berpikir…😉
  • Ahok dengan segala potensi dan keunggulannya sangat berani (walau masih wacana) menyatakan kesediaannya bermain di ‘jalur independen’ untuk pilkada DKI berikutnya!! Bagi saya itu langkah luar biasa dan terus terang langkah yang selama ini saya nantikan dari seorang pejabat publik yang berkualitas. Dulu pernah, Nurcholis Madjid bersedia maju ke pilpres lewat jalur independen, tapi tidak ada yang berani dukung dia.. Cak Nur adalah cerita lain dari generasi dan timing yang lain, kini Ahok dengan generasi sikon background kinerja dan timing yang berbeda rasanya denyut nadi ‘jalur independen’ dalam panggung politik Indonesia akan punya masa depan yang sedikit cerah… Ada banyak sekali kebaikan jalur indpenden ini, terutama untuk konteks bangsa Indonesia yang korupsi sudah jadi kultur dan mengurat-akar di masyarakat… Apa saja? silahkan gunakan fasilitas internet untuk pelajari sendiri ya.. Saya cukup lama golput. Tempo hari waktu pilpres Jokowi, saya termasuk fans dan pendukung moril Jokowi supaya jadi presiden RI, tapi saya tetap golput karena biarpun saya nge-fans sama beliau dan pingin lihat ia dapat kesempatan buktikan kerjanya di level negara, tapi tetap saya ngga minat nyoblos, karena ngga punya kepercayaan lagi ke parpol di Indonesia. Saat itu saya berandai-andai, kalau Jokowi maju lewat jalur Independen, saya mau nyoblos. Kini Ahok, mulai beredar sikap positif dia soal jalur independen setelah melihat gerakan ‘Teman Ahok’ yang berhasil mengumpulkan lebih dari 500.000 KTP pendukung.. mungkin kalau satu saat Ahok maju ke pilpres lewat jalur independen, saya akan bela-belain ke Beijing untuk nyoblos (kalau masih di sini, haha..)
  • Selain galak ternyata Ahok juga lucuuu!😀 Coba aja cek sendiri di banyak video youtube…😀 Seger juga nonton kelucuan alami dia yang kadang terkesan culun.. haha..

Gitu deh alasan-alasan utama saya nge-fans berat sama Ahok, dan ngarep dia tetap nongkrong di DKI dulu (walau saya bukan warga DKI lagi, tapi sebagai WNI tetaplah saya peduli dengan nasib ibukota), benahi ibukota untuk satu atau dua periode lagi, barulah naik jadi presiden..hehe.. Bukan apa-apa, kasihaaan Jakarta, butuh banget deh sentuhan tangan bersih dan kuat Ahok! Pokoknya selama dia ngga korupsi dan ngga ngawur saya setia jadi fans beratnya… sebagai warga lho ya! Sebagai pribadi sih tetap suami saya belum ada yang ngalahin dong.. hahaha.. ;D

Gimana dengan anda sendiri? Punya penilaian gimana tentang sosok Plt Gubernur DKI kita ini?🙂

2 thoughts on “Ahok…

Comment

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s